MEKANISME EDEMA PARU DAN IMPLIKASINYA DALAM PROSEDUR ANESTESI: SEBUAH KAJIAN SISTEMATIS

Authors

  • Naysilla Aisyah Chantika Wardhani Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Author

Keywords:

edema paru, prosedur anestesi, induksi anestesi, kardiogenik, non-kardiogenik

Abstract

Latar Belakang: Edema paru adalah kegawatdaruratan dengan mortalitas tinggi akibat penumpukan cairan di interstisial dan alveoli paru yang mengganggu pertukaran gas. Di Indonesia insidensinya meningkat sejak 1971. Kondisi ini dapat bersifat kardiogenik karena peningkatan tekanan hidrostatik kapiler paru atau non-kardiogenik akibat peningkatan permeabilitas kapiler alveolar.

Tujuan: Menguraikan anatomi, patofisiologi, diagnosis, terapi, serta aspek perioperatif dan anestesi pada edema paru.

Metode: Tinjauan beberapa jurnal mengenai mekanisme, manifestasi klinis, diagnosis, dan penatalaksanaan edema paru.

Hasil: Edema paru muncul akibat gangguan tekanan atau kebocoran kapiler. Gejala khas sesak napas, sputum berbusa, hipoksemia. Diagnosis dengan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Penatalaksanaan berfokus pada oksigenasi, pembatasan cairan, dukungan kardiovaskular, terapi penyebab, serta teknik anestesi yang tepat.

Kesimpulan: Pendekatan terpadu pada patofisiologi, diagnosis, terapi, dan manajemen perioperatif dengan teknik anestesi yang tepat dapat menurunkan komplikasi dan mortalitas pada pasien edema paru.

Downloads

Published

2025-08-26